<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Adzkia</title>
	<atom:link href="http://adzkia.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://adzkia.com</link>
	<description>Shalih, Cerdas, Kreatif</description>
	<lastBuildDate>Mon, 05 Dec 2011 11:37:40 +0000</lastBuildDate>
	
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Doa agar Dicintai Allah, Nabi dan Orang-orang Beriman</title>
		<link>http://adzkia.com/2011/11/05/doa-agar-dicintai-allah-nabi-dan-orang-orang-beriman</link>
		<comments>http://adzkia.com/2011/11/05/doa-agar-dicintai-allah-nabi-dan-orang-orang-beriman#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Nov 2011 11:36:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Do'a]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[doa cinta]]></category>
		<category><![CDATA[doa dicintai allah]]></category>
		<category><![CDATA[doa dicintai nabi]]></category>
		<category><![CDATA[doa dicintai orang beriman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adzkia.com/?p=1357</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://adzkia.com/2011/11/05/doa-agar-dicintai-allah-nabi-dan-orang-orang-beriman"><img align="left" hspace="5" width="130" src="http://adzkia.com/wp-content/uploads/2011/12/doa3.jpg" class="alignleft wp-post-image tfe" alt="" title="doa" /></a>
Ya Allah, sesungguhnya aku memohon cinta-Mu, juga cinta dari orang yang mencintai-Mu dan cinta pada amalan yang mendekatkanku pada cinta-Mu
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://adzkia.com/wp-content/uploads/2011/12/doa3.jpg" rel="thumbnail"><img class="size-full wp-image-1223 aligncenter" title="doa" src="http://adzkia.com/wp-content/uploads/2011/12/doa3.jpg" alt="" width="600" height="55" /></a><br />
<strong>Ya Allah, sesungguhnya aku memohon cinta-Mu, juga cinta dari orang yang mencintai-Mu dan cinta pada amalan yang mendekatkanku pada cinta-Mu</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adzkia.com/2011/11/05/doa-agar-dicintai-allah-nabi-dan-orang-orang-beriman/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sabang, Titik Nol Indonesia</title>
		<link>http://adzkia.com/2011/11/05/sabang-titik-nol-indonesia</link>
		<comments>http://adzkia.com/2011/11/05/sabang-titik-nol-indonesia#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Nov 2011 11:33:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Kita]]></category>
		<category><![CDATA[Sains]]></category>
		<category><![CDATA[aceh ujung]]></category>
		<category><![CDATA[km nol]]></category>
		<category><![CDATA[sabang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adzkia.com/?p=1355</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://adzkia.com/2011/11/05/sabang-titik-nol-indonesia"><img align="left" hspace="5" width="130" height="130" src="http://adzkia.com/wp-content/uploads/2011/12/sabang2-150x150.jpg" class="alignleft wp-post-image tfe" alt="" title="sabang2" /></a>Wilayah Indonesia sangat luas. Terdiri beribu-ribu pulau. Kita sering mengenalnya dengan istilah dari Sabang sampai Merauke. Nah, tahukah kalian, dimanakah kota Sabang berada?
Kota Sabang terletak di Pulau Weh, sebuah pulau kecil yang terletak di seberang laut Banda Aceh. Wilayahnya meliputi seluruh Pulau Weh, ditambah beberapa pulau kecil di sekitarnya, yaitu Pulau Klah, Pulau Rondo, Pulau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://adzkia.com/wp-content/uploads/2011/12/sabang2.jpg" rel="thumbnail"><img class="alignleft" title="sabang2" src="http://adzkia.com/wp-content/uploads/2011/12/sabang2.jpg" alt="" width="200" height="162" /></a>Wilayah Indonesia sangat luas. Terdiri beribu-ribu pulau. Kita sering mengenalnya dengan istilah dari Sabang sampai Merauke. Nah, tahukah kalian, dimanakah kota Sabang berada?</p>
<p>Kota Sabang terletak di Pulau Weh, sebuah pulau kecil yang terletak di seberang laut Banda Aceh. Wilayahnya meliputi seluruh Pulau Weh, ditambah beberapa pulau kecil di sekitarnya, yaitu Pulau Klah, Pulau Rondo, Pulau Rubiah, Pulau Seulako.</p>
<p>Sabang merupakan wilayah administratif paling utara, dan berbatasan langsung dengan negara tetangga yaitu Malaysia, Thailand, dan India. Sabang  berbatasan dengan Selat Malaka di sebelah utara dan timur, di sebelah selatan berbatasan dengan Selat Benggala, dan di sebelah barat dibatasi oleh Samudera Indonesia. Di sini terdapat titik paling utara Indonesia, yaitu di Pulau Rondo yang berjarak 15,6 KM arah utara Pulau Weh.</p>
<p><a href="http://adzkia.com/wp-content/uploads/2011/12/sabang3.jpg" rel="thumbnail"><img class="alignright" title="sabang3" src="http://adzkia.com/wp-content/uploads/2011/12/sabang3.jpg" alt="" width="200" height="183" /></a>Pulau Weh sendiri adalah pulau vulkanik yang terbentuk akibat letusan dahsyat gunung berapi pada jaman purba. Pulau ini terbentang sepanjang 15 kilometer di ujung paling utara dari Sumatra. Luasnya hanya 156,3 km², tetapi memiliki banyak pegunungan. Gunung Leumo Mate merupakan puncak yang tertinggi. Ada pula sebuah danau air tawar bernama Danau Aneuk Laot.  Di antara bagian Barat dan Timur terdapat aliran dua buah sungai, yaitu Sungai Pria Laot dan Sungai Raya.</p>
<p>Di Pulau Weh terdapat dua kota pelabuhan, yaitu Sabang dan Balohan. Pelabuhan Balohan adalah pelabuhan kapal feri yang menghubungkan pulau Weh dan Banda Aceh di daratan Sumatra. Sedangkan Sabang merupakan dermaga yang menjadi pintu masuk ke selat Malaka.</p>
<p>Tugu Km 0</p>
<p><a href="http://adzkia.com/wp-content/uploads/2011/12/sabang1.jpg" rel="thumbnail"><img class="alignleft" title="sabang1" src="http://adzkia.com/wp-content/uploads/2011/12/sabang1.jpg" alt="" width="200" height="174" /></a>Salah satu keistimewaan Sabang adalah kota ini dianggap sebagai titik terluar Indonesia. Sebagai tandanya, dibangunlah sebuah tugu yang menandai titik Nol Kilometer Indonesia. Tugu Kilometer Nol berada di ujung barat Pulau Weh, tepatnya di Desa Iboih, Kecamatan Sukakarya, sekira 29 kilometer dari pusat Kota Sabang. Tugu Kilometer Nol memiliki tinggi 22,5 meter dan berwarna putih.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adzkia.com/2011/11/05/sabang-titik-nol-indonesia/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengenal Buah Ceremai</title>
		<link>http://adzkia.com/2011/11/05/mengenal-buah-ceremai</link>
		<comments>http://adzkia.com/2011/11/05/mengenal-buah-ceremai#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Nov 2011 11:31:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Tumbuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Sains]]></category>
		<category><![CDATA[buah ceremai]]></category>
		<category><![CDATA[ceremai]]></category>
		<category><![CDATA[hutan ceremai]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adzkia.com/?p=1353</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://adzkia.com/2011/11/05/mengenal-buah-ceremai"><img align="left" hspace="5" width="130" height="130" src="http://adzkia.com/wp-content/uploads/2011/12/ceremai1-150x150.jpg" class="alignleft wp-post-image tfe" alt="" title="ceremai1" /></a>Kali ini kita akan berkenalan dengan pohon berbuah mungil. Nama pohon ini sama dengan nama sebuah gunung di Jawa Barat. Dia adalah pohon Ceremai.
Sekilas pohon ceremai mirip dengan pohon blimbing wuluh. Batangnya kecil, bercabang rendah dan renggang. Tingginya bisa mencapai 10 meter.
Daunnya berbentuk bundar telur dengan ujung runcing, panjang 2-7 cm, tersusun di rantingnya seperti [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://adzkia.com/wp-content/uploads/2011/12/ceremai1.jpg" rel="thumbnail"><img class="alignleft size-full wp-image-1227" title="ceremai1" src="http://adzkia.com/wp-content/uploads/2011/12/ceremai1.jpg" alt="" width="200" height="210" /></a>Kali ini kita akan berkenalan dengan pohon berbuah mungil. Nama pohon ini sama dengan nama sebuah gunung di Jawa Barat. Dia adalah pohon Ceremai.</p>
<p>Sekilas pohon ceremai mirip dengan pohon blimbing wuluh. Batangnya kecil, bercabang rendah dan renggang. Tingginya bisa mencapai 10 meter.<br />
Daunnya berbentuk bundar telur dengan ujung runcing, panjang 2-7 cm, tersusun di rantingnya seperti daun majemuk menyirip.</p>
<p><a href="http://adzkia.com/wp-content/uploads/2011/12/ceremai3.jpg" rel="thumbnail"><img class="size-full wp-image-1229 alignright" title="ceremai3" src="http://adzkia.com/wp-content/uploads/2011/12/ceremai3.jpg" alt="" width="200" height="200" /></a>Bunga berupa bunga majemuk, berbentuk bulat. Panjangnya sekira satu sentimenter. Mahkota bunga berwarna merah muda.<br />
Buah ceremai berbentuk bulat mungil berdiameter hingga 2,5 cm, permukaan berlekuk dengan 6-8 rusuk, dan berwarna kuning keputih-putihan. Daging buahnya berwarna keputihan, rasanya masam, dan banyak mengandung air.  Di tengahnya terdapat biji yang keras, jumlahnya 4-6 butir biji.</p>
<p>Buah ceremai sering dimakan segar dengan dicampur gula, garam, atau dirujak. Bisa juga dibuat manisan atau minuman penyegar. Buah ceremai banyak mengandung vitamin C.<br />
Selain buah, bagian pohon ceremai lainnya juga bermanfaat. Daun mudanya bisa dimakan sebagai lalapan atau penyedap masakan. Daun ceremai juga berkhasiat sebagai peluruh dahak, pencahar, mual, dan sariawan. Kulitnya dapat digunakan untuk mengatasi penyakit asma dan sakit kulit. Bijinya bisa untuk mengobati sembelit dan mual.</p>
<p><a href="http://adzkia.com/wp-content/uploads/2011/12/ceremai2.jpg" rel="thumbnail"><img class="size-full wp-image-1228  alignleft" title="ceremai2" src="http://adzkia.com/wp-content/uploads/2011/12/ceremai2.jpg" alt="" width="200" height="165" /></a>Ceremei diperkirakan berasal dari Madagaskar, sebuah pulau di sebelah timur benua Afrika. Dari sini, ceremai menyebar ke berbagai wilayah seperti Asia Tenggara (termasuk Indonesia), kepulauan Mauritius (Samudera Hindia), Guam dan Hawaii (Samudera Pasifik). Ceremei juga tersebar hingga ke Amerika Tengah dan Selatan.<br />
Ceremai bernama latin Phyllanthus acidus. Di beberapa daerah di Indonesia, ceremai dikenal dengan berbagai nama, seperti ceremoi (Aceh), camin-camin (Minangkabau), cereme, cermei (Sunda dan Jawa), carmen, cermen (Bali), careme (Madura), sarume (Bima), lumpias aoyok, tili (Gorontalo), caramele (Makasar, Bugis), ceremin (Ternate), selemele, selumelek (Rote), salmele, cermele (Timor).</p>
<p>Di beberapa negara, ceremai dikenal sebagai chemai (Malaysia), karmay (Filipina), Mayon (Thailand). Sedang dalam bahasa Inggris disebut Otaheite gooseberry, dan Malay gooseberry.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adzkia.com/2011/11/05/mengenal-buah-ceremai/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ketam Kenari, Kepiting Darat Terbesar</title>
		<link>http://adzkia.com/2011/11/05/ketam-kenari-kepiting-darat-terbesar</link>
		<comments>http://adzkia.com/2011/11/05/ketam-kenari-kepiting-darat-terbesar#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Nov 2011 11:27:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Hewan]]></category>
		<category><![CDATA[Sains]]></category>
		<category><![CDATA[dunia binatang]]></category>
		<category><![CDATA[kepiting besar]]></category>
		<category><![CDATA[kepiting darat terbesar]]></category>
		<category><![CDATA[ketam kenari]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adzkia.com/?p=1350</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://adzkia.com/2011/11/05/ketam-kenari-kepiting-darat-terbesar"><img align="left" hspace="5" width="130" height="130" src="http://adzkia.com/wp-content/uploads/2011/12/ketam4-150x150.jpg" class="alignleft wp-post-image tfe" alt="" title="ketam4" /></a>Wow, ada seekor kepiting mampu mengupas kelapa? Pasti tubuhnya besar dan sangat kuat. Ya, inilah   “coconut crab“atau ketam kenari.
Ketam kenari adalah sebutan orang Maluku untuk binatang bernama ilmiah Birgus latro. Ia adalah jenis arthropoda darat terbesar ukuran tubuhnya. Meskipun disebut ketam/kepiting, sebenarnya ketam kenari ini bukanlah ketam/kepiting yang sebenarnya.  Ia tergolong jenis kelomang atau umang-umang, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://adzkia.com/wp-content/uploads/2011/12/ketam4.jpg" rel="thumbnail"><img class="alignleft size-full wp-image-1230" title="ketam4" src="http://adzkia.com/wp-content/uploads/2011/12/ketam4.jpg" alt="" width="200" height="162" /></a>Wow, ada seekor kepiting mampu mengupas kelapa? Pasti tubuhnya besar dan sangat kuat. Ya, inilah   “coconut crab“atau ketam kenari.</p>
<p>Ketam kenari adalah sebutan orang Maluku untuk binatang bernama ilmiah Birgus latro. Ia adalah jenis arthropoda darat terbesar ukuran tubuhnya. Meskipun disebut ketam/kepiting, sebenarnya ketam kenari ini bukanlah ketam/kepiting yang sebenarnya.  Ia tergolong jenis kelomang atau umang-umang, atau pong-pongan.</p>
<p><a href="http://adzkia.com/wp-content/uploads/2011/12/ketam2.jpg" rel="thumbnail"><img class="size-full wp-image-1232 alignright" title="ketam2" src="http://adzkia.com/wp-content/uploads/2011/12/ketam2.jpg" alt="" width="200" height="202" /></a>Ukuran tubuhnya memang besar. Seekor ketam kenari bisa memiliki berat hingga 4 kg. Panjang tubuhnya mencapai 40 cm, dan bentangan kakinya mencapai 90 cm.</p>
<p>Ketam kenari memiliki 5 pasang kaki. Kaki terdepan berwujud capit yang sangat kuat. Dengan capit ini, ketam kenari mampu mengupas buah kelapa, lalu memakan isinya. Kaki kedua, ketiga, dan keempat digunakan untuk berjalan dan memanjat pohon. Sedangkan sepasang kaki terakhir berukuran sangat kecil dan digunakan untuk membersihkan saluran pernafasannya.<br />
<a href="http://adzkia.com/wp-content/uploads/2011/12/ketam3.jpg" rel="thumbnail"><img class="alignleft size-full wp-image-1231" title="ketam3" src="http://adzkia.com/wp-content/uploads/2011/12/ketam3.jpg" alt="" width="200" height="175" /></a>Tidak seperti jenis kelomang lainnya, ketam kenari tidak menggunakan rumah keong untuk melindungi tubuhnya. Sebagai gantinya, ketam kenari memiliki kulit perut yang keras menyerupai perisai.</p>
<p>Ketam kenari dapat ditemukan di pulau-pulau antara samudera Hindia hingga samudera Pasifik tengah. Pulau Christmas di samudera Hindia memiliki populasi ketam kenari terbesar     di dunia. Di Indonesia, ketam kenari hidup di area Taman Nasional Wakatobi di Sulawesi,  serta di Maluku.</p>
<p><a href="http://adzkia.com/wp-content/uploads/2011/12/ketam1.jpg" rel="thumbnail"><img class="size-full wp-image-1233 alignright" title="ketam1" src="http://adzkia.com/wp-content/uploads/2011/12/ketam1.jpg" alt="" width="200" height="167" /></a>Ketam kenari hidup sendiri-sendiri, tidak berkelompok. Mereka senang bersembunyi di bawah tanah atau celah-celah bebatuan.  Siang hari, ketam kenari bersembunyi, untuk berlindung dan mengurangi hilangnya air karena panas.<br />
Makanan utama ketam kenari adalah buah-buahan, termasuk kelapa. Mereka juga memakan daun, buah busuk, telur penyu, hewan mati, dan cangkang hewan lain sebagai sumber kalsium.<br />
Ketam kenari mampu memanjat pohon untuk makan kelapa atau buah, untuk menghilangkan panas, atau untuk bersembunyi dari pemangsanya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adzkia.com/2011/11/05/ketam-kenari-kepiting-darat-terbesar/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

